Purwakarta, trendpurwakarta.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Purwakarta menggelar tasyakuran sekaligus memberikan santunan kepada 20 anak yatim di Aula Kantor DPD Partai Golkar Purwakarta, Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Acara yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan itu dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar Purwakarta, kader partai, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim yang berasal dari lingkungan sekitar kantor partai. Kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada para penerima manfaat.
Sekretaris DPD Partai Golkar Purwakarta, Dias Rukmana Praja, mengatakan tasyakuran tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus rasa syukur atas bertambahnya usia Ketua Umum Partai Golkar. Menurutnya, kader Golkar di daerah menyambut momentum tersebut dengan kegiatan yang bernilai sosial dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan hari ini dalam rangka tasyakuran terkait ulang tahunnya Ketua Umum DPP Partai Golkar, Kanda Bahlil Lahadalia yang ke-50. Kami diinstruksikan dan atas inisiatif kader Golkar Purwakarta merayakannya dengan mengundang pengurus dan sekitar 20 anak yatim dari daerah sekitar kantor DPD,” ujar Dias.
Ia berharap peringatan ulang tahun tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan kader sekaligus membawa keberkahan bagi organisasi. Dias juga mendoakan agar Bahlil Lahadalia senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Partai Golkar ke depan.
“Mudah-mudahan acara tasyakuran ini membawa berkah buat kita semua, khususnya kader Golkar, serta Pak Bahlil disehatkan dan dikuatkan dalam menjalankan roda organisasi di Partai Golkar,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Dias juga menanggapi pertanyaan wartawan terkait isu laporan dugaan pelanggaran etik yang belakangan mencuat menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Purwakarta.
Ia menegaskan hingga saat ini belum pernah menerima surat resmi terkait laporan yang beredar. Bahkan, untuk memastikan persoalan tersebut menjadi terang, dirinya telah menempuh jalur hukum dengan melaporkannya kepada pihak kepolisian.
“Saya tidak pernah mendapatkan suratnya secara resmi terkait yang beredar itu. Kedua, saya sudah laporkan ke pihak kepolisian agar nanti terang benderang di sana,” tegasnya.
Dias menduga munculnya isu tersebut tidak terlepas dari dinamika politik menjelang Musda Golkar Purwakarta. Meski demikian, ia mengaku tetap fokus menjalankan tugas organisasi dan siap apabila mendapat dukungan kader untuk maju dalam kontestasi pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta.
“Kalau untuk calon, saya siap maju untuk Golkar Kabupaten Purwakarta,” pungkasnya.
Kegiatan santunan anak yatim tersebut menjadi simbol kepedulian sosial Partai Golkar di tengah dinamika politik internal yang mulai menghangat menjelang Musda. Selain memperingati HUT Ketua Umum, kegiatan itu juga diharapkan dapat memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.
(Ersan Syamsudin).


0 Komentar