Tantan Sulton Bukhawan Terpilih Jadi Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031, Olan Sibarani Sebagai Ketua DK


BANDUNG , trendpurwakarta.id — Helatan demokrasi tertinggi insan pers di Jawa Barat resmi menuntaskan agendanya. Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031 yang digelar di Hotel Horison Ultima Bandung, Rabu (12/8/2026), sukses melahirkan nakhoda baru yang siap membawa organisasi menuju era pembaruan.


Dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, agenda konstitusional lima tahunan ini berjalan lancar, transparan, dan sarat dengan nilai-nilai profesionalisme sesuai dengan Ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi PWI.


Kemenangan Signifikan dan Ditetapkannya Nakhoda Baru

Proses pemungutan hingga penghitungan suara yang disaksikan langsung oleh para peserta konferensi dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Barat berlangsung terbuka dan akuntabel. Dua figur terbaik PWI Jabar, Tantan Sulthon Bukhawan dan Hardiyansyah, bersaing secara sehat memperebutkan amanah kepemimpinan.


Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir dari total 699 suara yang masuk, Tantan Sulthon Bukhawan berhasil keluar sebagai pemenang dengan raihan 444 suara. Sementara rivalnya, Hardiyansyah, memperoleh 247 suara. Dalam proses rekapitulasi tersebut, panitia juga mencatat 2 suara abstain dan 6 suara tidak sah.


Atas hasil tersebut, forum Konferprov secara resmi menetapkan Tantan Sulthon Bukhawan sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031, didampingi oleh Olan Sibarani yang diamanahkan sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Jawa Barat.


Sebagai salah satu cabang PWI terbesar dan paling dinamis di Indonesia, kepemimpinan PWI Jawa Barat memikul tanggung jawab strategis. Terpilihnya Tantan Sulthon Bukhawan menandai babak baru bagi ribuan wartawan yang bernaung di bawah panji PWI di seluruh pelosok Jawa Barat.


Mandat yang kini berada di pundak kepemimpinan baru tidak sekadar mengelola roda administrasi organisasi, melainkan membawa misi besar:

* Penguatan Kapasitas dan Kualitas Jurnalistik: Menghadapi disrupsi informasi dan ekosistem digital yang makin kompleks.

* Perlindungan Maksimal Profesi: Menjamin keamanan, independensi, dan kepastian hukum bagi insan pers saat menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.

* Mempererat Solidaritas: Merekatkan kebersamaan seluruh elemen anggota pasca-proses demokrasi internal.


Antusiasme dan harapan besar pun menyeruak dari para peserta Konferprov. Terpilihnya duet kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menjaga marwah PWI Jabar agar tetap profesional, independen, mandiri, serta hadir secara nyata memperjuangkan hak-hak wartawan.


Kini, tugas utama yang membentang di hadapan Tantan Sulthon Bukhawan dan Olan Sibarani adalah merangkul kembali seluruh potensi wartawan di Jawa Barat, menyusun struktur kepengurusan yang solid, serta merumuskan program kerja strategis yang menjawab tantangan zaman.


Konferprov PWI Jawa Barat 2026 telah membuktikan bahwa diferensiasi politik organisasi dapat dituntaskan secara bermartabat. Saatnya seluruh insan pers Jawa Barat kembali merapatkan barisan, melangkah bersama demi tegaknya pers yang berintegritas, profesional, dan berdampak bagi masyarakat. (Ersan Syamsudin).

0 Komentar